TVRI Kalteng mencatat 34 titik nobar resmi Piala Dunia 2026 melalui program Bola Gembira yang tersebar di sejumlah daerah.
TVRI Catat 34 Titik Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kalteng

TVRI Catat 34 Titik Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kalteng

Kalimantan, 13 Juni 2026. Antusiasme masyarakat Kalimantan Tengah menyambut Piala Dunia 2026 terlihat dari banyaknya lokasi nonton bareng atau nobar yang mulai terdaftar secara resmi. TVRI Kalimantan Tengah mencatat hingga pertengahan Juni 2026 sudah ada 34 titik nobar resmi yang mengantongi lisensi penyelenggaraan di berbagai daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Stasiun TVRI Kalimantan Tengah, Rishinta Orchidanti, mengatakan jumlah tersebut berasal dari total 44 titik nobar yang telah mendaftar. Dari jumlah itu, 34 titik dinyatakan sudah memperoleh lisensi resmi untuk menyelenggarakan kegiatan nobar Piala Dunia 2026 melalui program Bola Gembira TVRI.

Puluhan titik nobar resmi itu tidak hanya terpusat di Kota Palangka Raya. TVRI mencatat lokasi kegiatan juga tersebar di beberapa kabupaten, seperti Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Barito Timur, Barito Selatan, hingga Barito Utara. Penyebaran ini menunjukkan tingginya minat masyarakat daerah untuk menikmati pertandingan sepak bola dunia secara bersama-sama.

Program Bola Gembira menjadi wadah bagi masyarakat, komunitas, pelaku usaha, organisasi, hingga instansi untuk menggelar nobar dengan mekanisme yang lebih tertib. Melalui lisensi resmi, kegiatan nobar diharapkan berjalan sesuai ketentuan, aman, dan tetap menghormati hak siar pertandingan.

TVRI Kalimantan Tengah juga mengimbau pihak yang ingin menggelar nobar agar terlebih dahulu mendaftarkan kegiatan melalui jalur resmi. Pendaftaran diperlukan agar penyelenggara mendapatkan izin dan kegiatan dapat berlangsung tanpa kendala aturan.

Rishinta menyebut jumlah titik nobar resmi masih berpotensi bertambah. Minat masyarakat diperkirakan terus meningkat seiring berjalannya turnamen yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Selain menjadi tontonan olahraga, kegiatan nobar Piala Dunia 2026 juga dipandang sebagai ruang pertemuan sosial. Warga dapat berkumpul, mendukung tim favorit, sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan masing-masing.

TVRI berharap program Bola Gembira mampu menghadirkan suasana menonton yang tertib, nyaman, dan menyenangkan. Dengan adanya titik nobar berlisensi, masyarakat Kalimantan Tengah dapat menikmati pertandingan Piala Dunia 2026 secara kolektif tanpa mengabaikan ketentuan penyiaran yang berlaku.

Kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi nobar. Keramaian warga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, terutama bagi pedagang makanan, minuman, dan pelaku UMKM yang ikut meramaikan suasana pertandingan.

Dengan 34 titik nobar resmi yang telah tercatat, Kalimantan Tengah menjadi salah satu daerah yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap gelaran Piala Dunia 2026. TVRI menilai semangat tersebut perlu dijaga melalui penyelenggaraan yang legal, tertib, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.