Jamaah calon haji Kalimantan Barat diberangkatkan bertahap melalui Bandara Supadio menuju embarkasi Batam sebelum ke Tanah Suci.
Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kalimantan Barat Berlangsung Bertahap Melalui Bandara Supadio

Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kalimantan Barat Berlangsung Bertahap Melalui Bandara Supadio

Kalimantan, 7 Mei 2026. Keberangkatan jamaah calon haji asal Kalimantan Barat mulai berlangsung secara bertahap melalui Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya. Para jamaah terlebih dahulu berkumpul di Asrama Haji Pontianak sebelum diberangkatkan menuju embarkasi Batam dan melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.

Pada musim haji 2026, sebanyak 1.844 jamaah calon haji dan 17 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH dari Kalimantan Barat diberangkatkan secara bertahap menuju Madinah, Arab Saudi. Keberangkatan dilakukan pada periode 5 hingga 9 Mei 2026 melalui Bandara Internasional Supadio.

Jamaah Diberangkatkan dari Asrama Haji Pontianak

Proses keberangkatan jamaah calon haji dimulai dari Asrama Haji Pontianak. Di lokasi tersebut, jamaah menjalani tahapan persiapan sebelum menuju bandara menggunakan bus yang telah disiapkan.

Salah satu rombongan yang diberangkatkan adalah jamaah calon haji kloter 15 embarkasi Batam. Mereka terlihat menaiki bus Damri dari Asrama Haji Pontianak sebelum menuju bandara untuk melanjutkan perjalanan. Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian keberangkatan jamaah Kalimantan Barat pada musim haji tahun ini.

Berangkat Melalui Embarkasi Batam

Kalimantan Barat menggunakan embarkasi Batam sebagai jalur pemberangkatan haji. Setelah berangkat dari Bandara Internasional Supadio, jamaah transit dan diproses melalui Batam sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Barat juga melepas calon haji daerah tersebut. Dalam laporan terkait pelepasan jamaah, pemberangkatan dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 10 Mei 2026, dengan jamaah terlebih dahulu masuk ke Asrama Haji Pontianak sebelum berangkat ke Batam.

Pemerintah Daerah Pastikan Layanan Keberangkatan Berjalan

Pemerintah daerah bersama petugas haji menyiapkan sejumlah layanan untuk memastikan proses keberangkatan berjalan tertib. Tahapan yang menjadi perhatian meliputi pendataan jamaah, pengaturan transportasi, pemeriksaan dokumen, hingga kesiapan fisik jamaah sebelum melakukan perjalanan jauh.

Koordinasi lintas instansi diperlukan karena keberangkatan haji melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, petugas haji, pengelola asrama, otoritas bandara, maskapai, hingga petugas transportasi darat. Dengan jumlah jamaah yang besar, pengaturan jadwal menjadi faktor penting agar keberangkatan tiap kloter tidak saling bertumpuk.

Jamaah Diimbau Menjaga Kesehatan

Menjelang keberangkatan, jamaah calon haji diimbau menjaga kondisi kesehatan. Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik karena jamaah akan menjalani rangkaian ibadah yang padat selama berada di Tanah Suci.

Kesiapan kesehatan menjadi perhatian utama, terutama bagi jamaah lanjut usia dan jamaah dengan riwayat penyakit tertentu. Petugas haji diharapkan terus memantau kondisi jamaah sejak berada di daerah asal, saat transit, hingga tiba di Arab Saudi.

Keberangkatan Haji Jadi Momen Penting bagi Keluarga

Keberangkatan jamaah calon haji dari Kalimantan Barat tidak hanya menjadi agenda perjalanan ibadah, tetapi juga momen emosional bagi keluarga yang mengantar. Banyak keluarga datang ke Asrama Haji Pontianak untuk memberikan doa dan dukungan sebelum jamaah berangkat.

Suasana haru biasanya terlihat saat jamaah mulai menaiki bus menuju bandara. Bagi sebagian jamaah, perjalanan ini merupakan hasil penantian panjang setelah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci.

Penutup

Keberangkatan jamaah calon haji Kalimantan Barat pada musim haji 2026 berlangsung bertahap melalui Bandara Internasional Supadio dan embarkasi Batam. Dengan jumlah jamaah yang mencapai ribuan orang, kelancaran proses keberangkatan sangat bergantung pada koordinasi petugas dan kepatuhan jamaah terhadap jadwal yang telah ditetapkan.

Pemerintah daerah, petugas haji, dan keluarga jamaah berharap seluruh calon haji asal Kalimantan Barat dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke daerah asal dalam keadaan selamat.