Prediksi cuaca BMKG Kalimantan Tengah 24–26 Mei 2026: waspada hujan lebat, petir, angin kencang, dan potensi genangan.
Prediksi Cuaca BMKG Kalimantan Tengah 24–26 Mei 2026: Warga Diminta Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Prediksi Cuaca BMKG Kalimantan Tengah 24–26 Mei 2026: Warga Diminta Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Kalimantan, 24 Mei 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprakirakan wilayah Kalimantan Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode 24–26 Mei 2026. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang di sejumlah daerah.

Berdasarkan informasi potensi cuaca ekstrem BMKG, Kalimantan Tengah masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat selama tiga hari berturut-turut, yakni 24, 25, dan 26 Mei 2026. Peringatan ini menjadi sinyal bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan, melintasi jalan rawan genangan, maupun berada di sekitar kawasan sungai dan dataran rendah.

Pada pembaruan peringatan dini cuaca 24 Mei 2026 pukul 13.30 WIB, BMKG menyebut hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi mulai pukul 13.40 WIB di beberapa wilayah. Daerah yang masuk dalam peringatan tersebut antara lain Baamang dan Seranau di Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan Hilir dan Danau Sembuluh di Kabupaten Seruyan, serta Kurun di Kabupaten Gunung Mas. Hujan tersebut dapat disertai petir dan angin kencang.

Selain wilayah yang masuk pembaruan peringatan dini, prakiraan cuaca BMKG untuk Kalimantan Tengah juga menunjukkan sejumlah daerah mengalami hujan ringan pada rentang 24–26 Mei. Beberapa daerah seperti Kotawaringin Timur, Kapuas, Barito Selatan, Barito Utara, Katingan, Seruyan, Sukamara, Lamandau, Gunung Mas, Pulang Pisau, Murung Raya, Barito Timur, hingga Kota Palangka Raya tercatat memiliki potensi hujan ringan pada periode tersebut. Suhu udara di banyak wilayah berkisar sekitar 22–33 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif tinggi hingga mendekati 99 persen.

Kondisi kelembapan yang tinggi dan potensi hujan berulang membuat masyarakat perlu memperhatikan perubahan cuaca harian. Pengendara disarankan mengurangi kecepatan saat hujan turun, menjaga jarak aman, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame ketika angin kencang terjadi.

Warga yang tinggal di daerah rawan banjir juga perlu membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing. Genangan dapat terjadi lebih cepat apabila hujan lebat berlangsung dalam durasi lama, terutama di permukiman padat, jalan cekung, dan kawasan dengan drainase terbatas.

Potensi hujan sedang hingga lebat selama 24–26 Mei 2026 juga perlu menjadi perhatian bagi pelaku transportasi darat dan sungai. Jarak pandang dapat menurun saat hujan deras, sementara petir dan angin kencang berisiko mengganggu aktivitas lapangan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi, karena kondisi atmosfer dapat berubah dalam waktu singkat. Informasi peringatan dini menjadi acuan penting sebelum melakukan perjalanan, kegiatan luar ruangan, maupun aktivitas yang bergantung pada kondisi cuaca.