Kalimatan, 21 Juli 2026. Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi tubuh di tengah perubahan cuaca yang berlangsung tidak menentu. Aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak diminta untuk dikurangi, terutama setelah warga menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan perubahan kondisi dari cuaca panas menjadi hujan dapat memengaruhi daya tahan tubuh. Warga disarankan menggunakan waktu setelah bekerja untuk beristirahat di rumah dan tidak memaksakan diri melakukan kegiatan tambahan di luar ruangan.
Selain membatasi aktivitas, masyarakat juga diminta menjaga kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih dalam jumlah cukup. Konsumsi makanan sehat dan bergizi perlu dipertahankan agar tubuh tidak mudah mengalami penurunan stamina saat menghadapi perubahan suhu dan kondisi lingkungan.
Imbauan tersebut menjadi penting karena Palangka Raya sedang menghadapi musim kemarau yang turut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Meski sejumlah kejadian kebakaran yang ditangani masih berada dalam skala relatif kecil, kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Penanganan Cepat Cegah Kebakaran Meluas
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palangka Raya mencatat luas lahan yang terbakar dalam setiap kejadian rata-rata masih di bawah satu hektare. Salah satu kebakaran terbaru dilaporkan menghanguskan lahan sekitar 0,1 hektare sebelum akhirnya dapat dikendalikan petugas.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satrio Budi, menilai kecilnya area yang terbakar tidak terlepas dari kecepatan petugas mendatangi lokasi. Penanganan awal menjadi bagian penting untuk mencegah api menjalar ke lahan lain, khususnya pada kawasan yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membersihkan atau membuka lahan dengan cara dibakar. Setiap kebakaran yang terjadi di lahan milik warga akan didata dan ditelusuri untuk mengetahui penyebabnya. Kepolisian dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut apabila ditemukan dugaan kelalaian atau tindakan yang disengaja.
Tim Pemadam Disiagakan di Wilayah Rawan
Kesiapan personel turut diperkuat di tingkat kelurahan. Tim Serbu Api Kelurahan Bukit Tunggal telah disiagakan bersama armada dan peralatan pemadaman agar dapat segera bergerak ketika menerima laporan kebakaran.
Proses penanganan juga mendapat dukungan dari BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk penggunaan kendaraan pemadam dengan kapasitas air mencapai 5.000 liter. Kerja sama antara petugas kota, provinsi, dan tim kelurahan diharapkan mampu mempercepat pemadaman sekaligus menekan risiko munculnya kabut asap.
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak mengabaikan tanda-tanda gangguan kesehatan. Beristirahat cukup, menjaga pola makan, memenuhi kebutuhan air putih, serta mengurangi kegiatan yang tidak penting di luar rumah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran.
Warga yang tetap harus bekerja di luar ruangan disarankan menyesuaikan waktu kegiatan dengan kondisi cuaca. Apabila tubuh mulai terasa lemah atau mengalami gangguan kesehatan, aktivitas sebaiknya dihentikan sementara dan dilanjutkan setelah kondisi kembali membaik.

