Pemprov Kalteng dan BI dorong ekonomi inklusif lewat Pesona Tambun Bungai 2026, perkuat UMKM dan digitalisasi di Palangka Raya.
Pemprov Kalteng dan BI dorong ekonomi inklusif lewat Pesona Tambun Bungai 2026, perkuat UMKM dan digitalisasi di Palangka Raya.

Pemprov Kalteng dan BI Dorong Ekonomi Inklusif Lewat Pesona Tambun Bungai 2026

Kalimantan, 22 Mei 2026. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Bank Indonesia Perwakilan Kalteng memperkuat kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif melalui agenda Pesona Tambun Bungai 2026.

Kegiatan tersebut disiapkan sebagai ruang promosi, edukasi, sekaligus pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di Kalimantan Tengah. Agenda ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk lokal, literasi ekonomi digital, serta penguatan ekosistem usaha daerah.

Pesona Tambun Bungai 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Mei 2026 di Atrium Duta Mall Palangka Raya. Agenda ini mengusung konsep Exhibition, Education, dan Empowerment, sehingga tidak hanya menampilkan produk unggulan, tetapi juga menghadirkan unsur pembelajaran dan penguatan kapasitas pelaku usaha.

Kolaborasi antara Pemprov Kalteng dan BI dinilai penting karena pertumbuhan ekonomi daerah tidak cukup hanya ditopang oleh sektor besar. UMKM, ekonomi kreatif, dan produk lokal juga perlu mendapat ruang yang lebih luas agar mampu menjangkau pasar yang lebih kompetitif.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan dapat memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat penggunaan transaksi digital, memperluas jejaring bisnis, dan meningkatkan daya saing produk lokal Kalteng.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menyebut Pesona Tambun Bungai 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen BI dalam mendukung promosi produk UMKM daerah. Kegiatan tersebut juga disebut akan melibatkan sejumlah UMKM binaan sebagai peserta pameran.

Di sisi lain, Pemprov Kalteng menekankan pentingnya peran komunikasi publik dalam memperluas informasi pembangunan dan mendorong optimisme masyarakat. Media dinilai memiliki posisi strategis dalam menyampaikan potensi daerah, memperkenalkan inovasi, dan mengedukasi masyarakat terkait perkembangan ekonomi digital.

Pesona Tambun Bungai 2026 juga diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberi dampak nyata bagi pelaku usaha lokal. Dengan meningkatnya kunjungan masyarakat dan terbukanya peluang transaksi, agenda ini dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan di Kalimantan Tengah.

Selain promosi produk, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat identitas daerah. Produk lokal, kreativitas pelaku usaha, serta potensi ekonomi masyarakat Kalteng dapat ditampilkan dalam satu agenda yang lebih terarah dan mudah dijangkau publik.

Sinergi Pemprov Kalteng dan Bank Indonesia melalui Pesona Tambun Bungai 2026 menjadi langkah strategis untuk membangun ekonomi daerah yang lebih merata. Dengan melibatkan UMKM, masyarakat, media, dan pemangku kepentingan, agenda ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif di Kalimantan Tengah.

Baca Juga Berita : Bank Kalteng Hadir di Kalteng Expo 2026, Dukung Layanan dan UMKM