Bank Kalteng hadir di Kalteng Expo 2026 untuk mendekatkan layanan keuangan, mendukung UMKM lokal, dan mendorong transaksi digital di Kalimantan Tengah.
Bank Kalteng Hadir di Kalteng Expo 2026, Dukung Layanan dan UMKM

Bank Kalteng Hadir di Kalteng Expo 2026, Dukung Layanan dan UMKM

Kalimantan, 18 Mei 2026. Bank Kalteng kembali ambil bagian dalam gelaran Kalteng Expo 2026 yang berlangsung di Kota Palangka Raya pada 17–23 Mei 2026. Kehadiran bank pembangunan daerah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan, sekaligus mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di Kalimantan Tengah.

Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, mengatakan partisipasi dalam Kalteng Expo bukan sekadar mengisi stan pameran. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan langsung antara Bank Kalteng dengan masyarakat, pelaku usaha, dan pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat produk layanan perbankan daerah.

Melalui stan yang tersedia di area pameran, Bank Kalteng membuka akses informasi dan layanan bagi pengunjung. Masyarakat dapat memperoleh penjelasan terkait pembukaan rekening tabungan, layanan pembiayaan, hingga produk kredit yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan usaha.

Sejumlah layanan yang diperkenalkan antara lain Kredit Betang Berkah, Kredit UMKM Berkah, Kredit Usaha Rakyat atau KUR, serta pembukaan QRIS Merchant bagi pelaku usaha. Layanan ini diarahkan agar masyarakat, khususnya pelaku UMKM, semakin mudah masuk ke ekosistem keuangan formal dan digital.

Maslipansyah menegaskan Bank Kalteng ingin hadir lebih dekat, mudah dijangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pameran ini, bank daerah tersebut berupaya memperkuat perannya sebagai mitra pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain menghadirkan layanan perbankan, Bank Kalteng juga memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk menampilkan produk mereka. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah UMKM ditempatkan di area stan Bank Kalteng, baik di bagian luar maupun dalam stan pameran.

Kehadiran pelaku usaha lokal ini diharapkan dapat memperluas promosi produk daerah kepada pengunjung Kalteng Expo 2026. Langkah tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama sektor usaha kecil yang menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi daerah.

Bank Kalteng menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi Kalimantan Tengah. Karena itu, dukungan tidak hanya diberikan melalui pembiayaan, tetapi juga melalui layanan transaksi digital dan informasi produk perbankan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

Pada Kalteng Expo 2026, Bank Kalteng juga memperkuat sosialisasi layanan digital, termasuk QRIS Merchant. Layanan ini ditujukan bagi pelaku usaha agar dapat menerima pembayaran secara lebih mudah, cepat, dan praktis.

Penguatan QRIS Merchant menjadi bagian dari upaya Bank Kalteng mendorong transformasi transaksi non-tunai di sektor usaha kecil. Dengan layanan tersebut, pelaku UMKM dapat menjangkau konsumen yang semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.

Digitalisasi transaksi dinilai penting agar UMKM lokal tidak tertinggal dalam perubahan pola belanja masyarakat. Selain memudahkan pembayaran, penggunaan layanan digital juga membantu pelaku usaha mencatat transaksi dengan lebih tertib.

Kalteng Expo 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi ruang promosi potensi unggulan daerah, ekonomi kreatif, produk UMKM, serta kolaborasi lintas sektor.

Untuk menarik minat pengunjung, Bank Kalteng juga menyiapkan berbagai aktivitas di stan pameran. Beberapa kegiatan yang dihadirkan antara lain lomba foto, lomba Reels Instagram, permainan interaktif, kuis berhadiah, serta program berhadiah bagi pengunjung.

Melalui keikutsertaan ini, Bank Kalteng berharap masyarakat tidak hanya menikmati suasana pameran, tetapi juga memperoleh manfaat langsung dari layanan keuangan yang tersedia. Bank Kalteng turut mengajak masyarakat mengunjungi stan mereka selama Kalteng Expo 2026 berlangsung dan mendukung produk lokal Kalimantan Tengah.

Baca Juga Berita : 14.000 Hektare Cetak Sawah di Kalimantan Selatan Mulai Produktif, Pemerintah Kejar Target Swasembada Pangan