Beasiswa Kaltim 2026 cair Rp288,5 miliar untuk 63.603 mahasiswa melalui program Gratispol guna mendukung akses pendidikan tinggi.
Beasiswa Kaltim 2026 Cair, 63.603 Mahasiswa Dapat Bantuan Pendidikan

Beasiswa Kaltim 2026 Cair, 63.603 Mahasiswa Dapat Bantuan Pendidikan

Kalimantan, 3 Juni 2026. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Gratispol 2026. Program tersebut menyasar mahasiswa asal Kaltim yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Hingga tahap ketiga, total dana yang telah dicairkan mencapai Rp288,5 miliar. Bantuan itu menjangkau 63.603 mahasiswa yang tersebar di berbagai kampus. Penyaluran dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kalimantan Timur.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa bantuan pendidikan tersebut harus segera dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa. Ia meminta jajaran terkait, khususnya Biro Kesejahteraan Rakyat, untuk mengoptimalkan proses penyaluran agar tidak menghambat kebutuhan pendidikan penerima manfaat.

Program Gratispol menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam meringankan beban biaya kuliah. Bantuan ini diarahkan untuk pembayaran pendidikan mahasiswa, sehingga keluarga penerima tidak menanggung seluruh biaya secara mandiri. Dalam panduan resmi program, pembayaran dilakukan langsung ke perguruan tinggi atas nama mahasiswa penerima manfaat.

Kebijakan bantuan pendidikan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur. Dengan cakupan penerima yang besar, pemerintah berharap lebih banyak anak daerah dapat bertahan di bangku kuliah dan menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa terkendala persoalan biaya.

Selain membantu mahasiswa aktif, program ini turut menjadi perhatian publik karena menyasar kebutuhan jangka panjang daerah. Kalimantan Timur membutuhkan tenaga terdidik di berbagai sektor, terutama di tengah perkembangan pembangunan dan meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia berkualitas.

Pemprov Kaltim sebelumnya menegaskan bahwa mulai 2026, bantuan Uang Kuliah Tunggal tidak hanya diberikan kepada mahasiswa baru. Mahasiswa asal Kalimantan Timur dari semester awal hingga semester lanjutan yang memenuhi ketentuan juga dapat memperoleh manfaat program Gratispol.

Melalui pencairan beasiswa tahun ini, pemerintah daerah ingin memastikan dukungan pendidikan tidak berhenti pada perluasan akses masuk kuliah, tetapi juga membantu mahasiswa menyelesaikan studi. Program tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko mahasiswa berhenti kuliah akibat kendala ekonomi.

Penyaluran dana Rp288,5 miliar untuk 63.603 mahasiswa menjadi salah satu realisasi besar bantuan pendidikan Kaltim pada 2026. Pemerintah daerah menekankan bahwa program ini harus berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberi dampak langsung bagi penerima.

Baca Juga Berita : Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalimantan Barat, Juri dan MC Dinonaktifkan